Duh...Ibu sedih banget, Hafidz harus opname..Kata om dokter, trombosit Hafidz turun sekali, jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Hafidz harus opname..
Sebenernya, waktu hari Jum'at kemaren (tgl 7 Nov 2008), Ibu sudah liat ada bintik bintik merah di leher kanan Hafidz. Ibu pikir, mungkin karna nyamuk atau serangga.
Besoknya, hari Sabtu (8 Nov), kita mo nginep di rumah Uti. Karna kebetulan hari itu jadwal Hafidz untuk imunisasi, sebelum ke Geger Kalong, kita ke om dokter dulu untuk imunisasi.Salah Ibu juga kali ya, gak bilang ke om dokter kalo ada bintik bintik merah di leher Adek. :(Waktu sore abis Adek mandi, Ibu lihat koq ada bintik merah lagi di perut Adek. Kata Ayah, mungkin kena serangga waktu Adek bobo siang. Ibu bilang ke Ayah, kalo sampai besok pagi bintik nya gak hilang, Ibu mo bawa Adek ke om dokter.
Hari Minggu (9 Nov 2008), Ibu lihat bintik-bintik di perut Adek belum hilang. Waktu Ibu lihat-lihat badan Adek, malah di kaki belakang ada ladi bintik-bintik nya.Wah... Ibu mulai gak tenang nih..Hari itu, Akung dan Uti mau ngajakin Adek jalan-jalan. Tapi, karena Ibu mulai gak tenang, Ibu mau bawa Adek ke om dokter dulu sebelum jalan-jalan.Akhirnya, ditemenin sama Akung, Uti, Ayah dan Mbak Siti, kita ke om dokter lagi.Om dokter bilang, Adek harus cek darah. Kebetulan, di tempat praktek Om dokter ada alat untuk cek darah.
Setelah nunggu sekitar 15 menit, hasil cek darah Adek udah ada. Kata Om dokter, trombosit Adek hanya 63 ribu. Turun sekali dari batas normal, 150 ribu. Om dokter bilang, Adek harus opname. Duh, kagetnya Ibu... Sedih dan bingung dengernya.. Sampai-sampai, Ibu lupa bayar jasa nya Om dokter.Begitu keluar ruang praktek, langsung deh kita ke Borromeus. Rasanya, perjalanan dari tempat praktek Om dokter ke borromeus yang deket itu jadi berasa jaaaauuuhhhhhh banget..
Sampai Borromeus sekitar jam 12 siang. Kalau Ibu perhatikan, Hafidz keliatan biasa-biasa aja. Gak keliatan sakit, tetep keliatan ceria dan gak mau diem. Baiknya anak Ibu :)Pas sampe kamar perawatan, Adek dikasih makan siang dulu. Abis makan, Adek di pasang infus. Sedih rasanya denger Hafidz teriak-teriak kesakitan. Rasanya, baru sekali itu Ibu denger Hafidz nangis sejadi-jadinya. Ibu jadi ikutan nangis. Malam itu, Ibu dan Ayah nungguin Adek di rumah sakit.
Hari kedua di Rumah Sakit (Senin, 10 Nov), trombosit Hafidz makin turun jadi 12 ribu. Ibu, Ayah, Akung, Uti, Mama, Kakek, semua pada bingung. Duh, koq bisa makin turun sih... Karna kalo Ibu lihat, Hafidz gak keliatan sakit. Tetep bergerak lincah, gak mau diem, makan juga lebih banyak di rumah sakit dibanding di rumah. Kata Tante Suster, Hafidz gak boleh banyak bergerak. Duh, tante suster... gimana caranya nyuruh Hafidz diem?? Akhirnya, biar Adek diem, Ibu sama Mbak Siti gantian gendong Adek. Ayah hari itu juga sempet beli obat herbal untuk naikin trombosit. Ayah tau obat itu dari temennya Mama di kantor.Akhirnya, tanpa om dokter tau, Hafidz Ibu kasih obat itu. Takarannya ibu kurangin dari takaran semestinya.Jadi, selain obat dari Om dokter, Ibu juga kasih obat herbal itu.
Hari Selasa (11 Nov), hari ketiga di Rumah Sakit. Alhamdulillah, trombosit Hafidz udah naek jadi 47 ribu. Terima kasih Allah...Hari-hari di rumah sakit, Hafidz hanya maen di tempat tidur. Kadang-kadang, ngeliatin ke pintu kamar. Ibu benernya, pengen bawa Hafidz keluar kamar, tapi selain pakai infus, Hafidz juga pakai alat pengatur infus. Ibu sempet minta izin ke tante suster, biar mesinnya di stop bentar. Tapi tante suster gak kasih izin. Selama di rumah sakit, Hafidz gak pernah nangis. Tetep ceria, tetep ketawa-ketawa, tetep ngoceh-ngoceh. Tidur malem nya juga nyenyak banget.Hanya, karna Hafidz dikasih infus, pipis nya jadi banyak banget.. Tiap 2 jam, Ibu mesti ganti pampers Hafidz.Oh ya, siang nya Hafidz sempet main-in selang infus. Jadi aja lepas dan darahnya kemana-mana. Duh, serem Ibu lihatnya.
Hari Rabu (12 Nov). Hari ini hari ke 4 di Rumah Sakit. Terima Kasih Ya Allah.. Trombositnya hari ini naek lagi jadi 87 ribu. Ibu & Ayah seneng bangettttt...Selama di rumah sakit, Hafidz makan nya lahap banget. Gak kaya di rumah. Mungkin rasa makanan di rumah sakit lebih enak di banding masakannya Mbak Siti ya.. :)Setelah kemaren selang infusan lepas, hari ini Hafidz narikin selang infusan yang nyambungnya ke labu infusan. Jadi aja labu infusan nya bocor dan basah ke kasur rumah sakit. Duh.. anak ibu emang gak mau diem.Oh ya, hari ini alat yang untuk ngatur jalannya infus udah boleh di lepas. Jadi, Hafidz udah bisa jalan-jalan keluar kamar. Hanya pas malem, alatnya dipasang lagi.
Hari Kamis (13 Nov). Hari kelima di Rumah Sakit. Selama di rumah sakit, Om dokter nya visit jam 5.30 pagi. Tadi pagi setelah visit, Om dokter bilang, kalo trombosit Hafidz udah di atas 100 ribu, Hafidz boleh pulang.Ternyata, hasil trombosit Hafidz 115 ribu. Alhamdulillah... Hafidz udah boleh pulang.. Akhirnya, Ayah urus-urus deh administrasi Rumah Sakit Hafidz.Duh, Ibu seneeeennggg banget akhirnya Hafidz boleh pulang.
Sedikit review tentang sakitnya Hafidz tentang virus ITP, kata om dokter awalnya mungkin Adek sempet flu dan panas. Tapi, Ibu gak ngerasa Adek flu atau panas. Atau mungkin, Hafidz kena virus flu dari Ibu. Karna Ibu udah beberapa minggu kena batuk-batuk.
Trus, kalau informasi yang ibu dapet dari internet, tanda-tanda kena virus ITP biasanya akan ada pendarahan seperti mimisan. Nah, kalo ini kayaknya sih Adek sempet mimisan. Ibu inget, beberapa minggu yang lalu, Ibu sempet liat kotoran idung Hafidz ada darahnya. Tapi, Ibu gak kepikiran yang aneh-aneh. Mungkin pada hari itu, trombosit Hafidz udah mulai drop.
Biar jelas dan Hafidz tau, ini Ibu copy artikel tentan ITP dari internet.
*******************
ITP: IDIOPATHIC THROMBOCYTOPENIC PURPURASumber:American Academy of Family Physicians (review/updated: 05/06)
WHAT IS ITP?ITP adalah singkatan dari Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. 'Idiopathic'berarti 'tidak diketahui penyebabnya'. 'Thrombocytopenic' berarti 'darahyang tidak cukup memiliki sel darah merah (trombosit). 'Purpura' berartiseseorang memiliki luka memar yang banyak (berlebihan). Anda mungkin jugamendengar istilah ITP ini sebagai singkatan dari 'Immune ThrombocytopenicPurpura'.
Dalam tubuh seseorang yang menderita ITP, sel-sel darahnya kecuali sel darahmerah berada dalam jumlah yang normal. Sel darah merah (Platelets) adalahsel-sel sangat kecil yang menutupi area tubuh paska luka atau akibatteriris/terpotong dan kemudian membentuk bekuan darah. Seseorang dengan seldarah merah yang terlalu sedikit dalam tubuhnya akan sangat mudah mengalamiluka memar dan bahkan mengalami perdarahan dalam periode cukup lama setelahmengalami trauma luka. Kadang bintik-bintik kecil merah (disebut Petechiae)muncul pula pada permukaan kulitnya. Jika jumlah sel darah merah ini sangatrendah, penderita ITP bisa juga mengalami mimisan yang sukar berhenti, ataumengalami perdarahan dalam organ ususnya.
WHAT CAUSES ITP?Penyebab ITP ini tidak diketahui. Seseorang yang menderita ITP, dalamtubuhnya membentuk antibodi yang mampu menghancurkan sel-sel darahmerahnya. Dalam kondisi normal, antibodi adalah respons tubuh yang sehatterhadap bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi untukpenderita ITP, antibodinya bahkan menyerang sel-sel darah merah tubuhnyasendiri.
WHO GETS ITP?Ada 2 tipe ITP. Tipe pertama umumnya menyerang kalangan anak-anak,sedangkan tipe lainnya menyerang orang dewasa. Anak-anak berusia 2 hingga 4tahun yang umumnya menderita penyakit ini. Sedangkan ITP untuk orangdewasa, sebagian besar dialami oleh wanita muda, tapi dapat pula terjadipada siapa saja. ITP bukanlah penyakit keturunan.
HOW DOES ITP AFFECT CHILDREN?ITP yang dialami anak-anak berbeda dengan yang dialami oleh orangdewasa. Sebagian besar anak yang menderita ITP membiliki jumlah sel darahmerah yang sangat rendah dalam tubuhnya, yang menyebabkan terjadinyaperdarahan tiba-tiba. Gejala-gejala yang umumnya muncul di antaranya lukamemar dan bintik-bintik kecil berwarna merah di permukaan kulitnya. Selainitu juga mimisan dan gusi berdarah.
HOW IS ITP DIAGNOSED?Dokter Anda dapat mendiagnosa penyakit ITP ini dengan melalui beberapapertanyaan yang diajukan kepada penderita (atau keluarga) penderita sertamelalui pemeriksaan fisik. Beliau juga akan menganalisa hasil pemeriksaanlaboratorium terhadap sampel darah penderita.
HOW IS ITP TREATED IN CHILDREN?Karena sebagian besar anak penderita ITP dapat pulih tanpa penanganan medis,banyak dokter yang merekomendasikan untuk melakukan observasi ketat dansangat hati-hati terhadap penderita serta penanganan terhadap gejala-gejalaperdarahannya. Penderita tidak perlu dirawat di Rumah Sakit jika penanganandan perawatan intensif dan baik ini tersedia di rumah. Akan tetapi,beberapa dokter merekomendasikan penanganan medis singkat dengan pengobatanoral _Prednisone_ atau pemasangan infus (masuk ke urat darah halus)berisikan zat gamma globulin untuk meningkatkan jumlah sel darah merahpenderita dengan cepat. Kedua jenis obat ini memiliki beberapa efeksamping.
HOW DOES ITP AFFECT ADULTS?Penyakit ITP untuk penderita orang dewasa dapat berlangsung lebih lamadibandingkan yang dialami anak-anak. Pada saat dilakukan diagnosa, sebagianbesar penderita dewasa ITP umumnya telah mengalami adanya perdarahan yangterus meningkat dan mudah sekali mengalami luka memar dalam kurun waktubeberapa minggu,atau bahkan bulan. Untuk pasien wanita, meningkatnya alirandarah menstruasi juga merupakan tanda-tanda utama.Banyak orang dewasa yang mengalami thrombocytopenia (jumlah sel darah merahdalam darah relatif sedikit) yang tidak terlalu parah. Pada kenyataannya,sebagian kecil orang bahkan tidak mengalami gejala-gejalaperdarahan. Kalangan ini umumnya didiagnosa ITP saat melakukan tespemeriksaan darah untuk suatu keperluan, dan ternyata salah satu hasilnyamenunjukkan jumlah sel darah merah yang sedikit.
HOW IS ITP TREATED IN ADULTS?Penanganan medis terhadap penyakit ITP yang diderita orang dewasa lebihditujukan untuk meningkatkan jumlah sel darah merahnya. Ini tidak samadengan menyembuhkan penyakit ITP-nya. Penderita ITP mungkin diharuskanuntuk mengkonsumsi obat Prednisone selama beberapa minggu, atau bahkan lebihlama. Akan tetapi, saat pengobatan oral ini dihentikan, jumlah sel darahmerah dalam tubuh penderita mungkin saja akan rendah kembali.Jika pengobatan _Prednisone _ tidak juga banyak membantu, organ limpapenderita mungkin akan dikeluarkan melalui tindakan operasi. Organ ini yangmemproduksi sebagian besar antibodi yang selama ini menghancurkan sel-seldarah merah dalam tubuhnya sendiri. Organ ini juga berfungsi untukmenghancurkan sel-sel darah yang tua atau rusak. Di lain pihak, bagi orangdewasa yang sehat, tindakan operasi pengeluaran organ limpa bukanlahkategori tindakan medis yang serius.
WHAT ABOUT ITP IN PREGNANT WOMEN?Diagnosa ITP selama kehamilan cukup sulit dilakukan, karena jumlah sel-seldarah merah pada wanita hamil memang cukup rendah. Sekitar 5% wanita hamilmemiliki jumlah sel darah merah yang normalnya juga cukup rendah di masakehamilan tuanya. Penyebabnya juga tidak diketahui. Tetapi kondisi ini akankembali normal sesaat setelah proses bersalin dilakukan.Bayi yang lahir dari seorang ibu yang menderita ITP kemungkinan jugamemiliki jumlah sel darah merah yang rendah dalam tubuhnya. Kodisi ini bisaberlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu setelah iadilahirkan. Setelah lahir, bayi umumnya tetap dirawat di rumah sakit untukkeperluan observasi beberapa hari. Sampai diperoleh kepastian bahwa tidakada masalah, bayi boleh dibawa pulang ke rumah.
Sebenernya, waktu hari Jum'at kemaren (tgl 7 Nov 2008), Ibu sudah liat ada bintik bintik merah di leher kanan Hafidz. Ibu pikir, mungkin karna nyamuk atau serangga.
Besoknya, hari Sabtu (8 Nov), kita mo nginep di rumah Uti. Karna kebetulan hari itu jadwal Hafidz untuk imunisasi, sebelum ke Geger Kalong, kita ke om dokter dulu untuk imunisasi.Salah Ibu juga kali ya, gak bilang ke om dokter kalo ada bintik bintik merah di leher Adek. :(Waktu sore abis Adek mandi, Ibu lihat koq ada bintik merah lagi di perut Adek. Kata Ayah, mungkin kena serangga waktu Adek bobo siang. Ibu bilang ke Ayah, kalo sampai besok pagi bintik nya gak hilang, Ibu mo bawa Adek ke om dokter.
Hari Minggu (9 Nov 2008), Ibu lihat bintik-bintik di perut Adek belum hilang. Waktu Ibu lihat-lihat badan Adek, malah di kaki belakang ada ladi bintik-bintik nya.Wah... Ibu mulai gak tenang nih..Hari itu, Akung dan Uti mau ngajakin Adek jalan-jalan. Tapi, karena Ibu mulai gak tenang, Ibu mau bawa Adek ke om dokter dulu sebelum jalan-jalan.Akhirnya, ditemenin sama Akung, Uti, Ayah dan Mbak Siti, kita ke om dokter lagi.Om dokter bilang, Adek harus cek darah. Kebetulan, di tempat praktek Om dokter ada alat untuk cek darah.
Setelah nunggu sekitar 15 menit, hasil cek darah Adek udah ada. Kata Om dokter, trombosit Adek hanya 63 ribu. Turun sekali dari batas normal, 150 ribu. Om dokter bilang, Adek harus opname. Duh, kagetnya Ibu... Sedih dan bingung dengernya.. Sampai-sampai, Ibu lupa bayar jasa nya Om dokter.Begitu keluar ruang praktek, langsung deh kita ke Borromeus. Rasanya, perjalanan dari tempat praktek Om dokter ke borromeus yang deket itu jadi berasa jaaaauuuhhhhhh banget..
Sampai Borromeus sekitar jam 12 siang. Kalau Ibu perhatikan, Hafidz keliatan biasa-biasa aja. Gak keliatan sakit, tetep keliatan ceria dan gak mau diem. Baiknya anak Ibu :)Pas sampe kamar perawatan, Adek dikasih makan siang dulu. Abis makan, Adek di pasang infus. Sedih rasanya denger Hafidz teriak-teriak kesakitan. Rasanya, baru sekali itu Ibu denger Hafidz nangis sejadi-jadinya. Ibu jadi ikutan nangis. Malam itu, Ibu dan Ayah nungguin Adek di rumah sakit.
Hari kedua di Rumah Sakit (Senin, 10 Nov), trombosit Hafidz makin turun jadi 12 ribu. Ibu, Ayah, Akung, Uti, Mama, Kakek, semua pada bingung. Duh, koq bisa makin turun sih... Karna kalo Ibu lihat, Hafidz gak keliatan sakit. Tetep bergerak lincah, gak mau diem, makan juga lebih banyak di rumah sakit dibanding di rumah. Kata Tante Suster, Hafidz gak boleh banyak bergerak. Duh, tante suster... gimana caranya nyuruh Hafidz diem?? Akhirnya, biar Adek diem, Ibu sama Mbak Siti gantian gendong Adek. Ayah hari itu juga sempet beli obat herbal untuk naikin trombosit. Ayah tau obat itu dari temennya Mama di kantor.Akhirnya, tanpa om dokter tau, Hafidz Ibu kasih obat itu. Takarannya ibu kurangin dari takaran semestinya.Jadi, selain obat dari Om dokter, Ibu juga kasih obat herbal itu.
Hari Selasa (11 Nov), hari ketiga di Rumah Sakit. Alhamdulillah, trombosit Hafidz udah naek jadi 47 ribu. Terima kasih Allah...Hari-hari di rumah sakit, Hafidz hanya maen di tempat tidur. Kadang-kadang, ngeliatin ke pintu kamar. Ibu benernya, pengen bawa Hafidz keluar kamar, tapi selain pakai infus, Hafidz juga pakai alat pengatur infus. Ibu sempet minta izin ke tante suster, biar mesinnya di stop bentar. Tapi tante suster gak kasih izin. Selama di rumah sakit, Hafidz gak pernah nangis. Tetep ceria, tetep ketawa-ketawa, tetep ngoceh-ngoceh. Tidur malem nya juga nyenyak banget.Hanya, karna Hafidz dikasih infus, pipis nya jadi banyak banget.. Tiap 2 jam, Ibu mesti ganti pampers Hafidz.Oh ya, siang nya Hafidz sempet main-in selang infus. Jadi aja lepas dan darahnya kemana-mana. Duh, serem Ibu lihatnya.
Hari Rabu (12 Nov). Hari ini hari ke 4 di Rumah Sakit. Terima Kasih Ya Allah.. Trombositnya hari ini naek lagi jadi 87 ribu. Ibu & Ayah seneng bangettttt...Selama di rumah sakit, Hafidz makan nya lahap banget. Gak kaya di rumah. Mungkin rasa makanan di rumah sakit lebih enak di banding masakannya Mbak Siti ya.. :)Setelah kemaren selang infusan lepas, hari ini Hafidz narikin selang infusan yang nyambungnya ke labu infusan. Jadi aja labu infusan nya bocor dan basah ke kasur rumah sakit. Duh.. anak ibu emang gak mau diem.Oh ya, hari ini alat yang untuk ngatur jalannya infus udah boleh di lepas. Jadi, Hafidz udah bisa jalan-jalan keluar kamar. Hanya pas malem, alatnya dipasang lagi.
Hari Kamis (13 Nov). Hari kelima di Rumah Sakit. Selama di rumah sakit, Om dokter nya visit jam 5.30 pagi. Tadi pagi setelah visit, Om dokter bilang, kalo trombosit Hafidz udah di atas 100 ribu, Hafidz boleh pulang.Ternyata, hasil trombosit Hafidz 115 ribu. Alhamdulillah... Hafidz udah boleh pulang.. Akhirnya, Ayah urus-urus deh administrasi Rumah Sakit Hafidz.Duh, Ibu seneeeennggg banget akhirnya Hafidz boleh pulang.
Sedikit review tentang sakitnya Hafidz tentang virus ITP, kata om dokter awalnya mungkin Adek sempet flu dan panas. Tapi, Ibu gak ngerasa Adek flu atau panas. Atau mungkin, Hafidz kena virus flu dari Ibu. Karna Ibu udah beberapa minggu kena batuk-batuk.
Trus, kalau informasi yang ibu dapet dari internet, tanda-tanda kena virus ITP biasanya akan ada pendarahan seperti mimisan. Nah, kalo ini kayaknya sih Adek sempet mimisan. Ibu inget, beberapa minggu yang lalu, Ibu sempet liat kotoran idung Hafidz ada darahnya. Tapi, Ibu gak kepikiran yang aneh-aneh. Mungkin pada hari itu, trombosit Hafidz udah mulai drop.
Biar jelas dan Hafidz tau, ini Ibu copy artikel tentan ITP dari internet.
*******************
ITP: IDIOPATHIC THROMBOCYTOPENIC PURPURASumber:American Academy of Family Physicians (review/updated: 05/06)
WHAT IS ITP?ITP adalah singkatan dari Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. 'Idiopathic'berarti 'tidak diketahui penyebabnya'. 'Thrombocytopenic' berarti 'darahyang tidak cukup memiliki sel darah merah (trombosit). 'Purpura' berartiseseorang memiliki luka memar yang banyak (berlebihan). Anda mungkin jugamendengar istilah ITP ini sebagai singkatan dari 'Immune ThrombocytopenicPurpura'.
Dalam tubuh seseorang yang menderita ITP, sel-sel darahnya kecuali sel darahmerah berada dalam jumlah yang normal. Sel darah merah (Platelets) adalahsel-sel sangat kecil yang menutupi area tubuh paska luka atau akibatteriris/terpotong dan kemudian membentuk bekuan darah. Seseorang dengan seldarah merah yang terlalu sedikit dalam tubuhnya akan sangat mudah mengalamiluka memar dan bahkan mengalami perdarahan dalam periode cukup lama setelahmengalami trauma luka. Kadang bintik-bintik kecil merah (disebut Petechiae)muncul pula pada permukaan kulitnya. Jika jumlah sel darah merah ini sangatrendah, penderita ITP bisa juga mengalami mimisan yang sukar berhenti, ataumengalami perdarahan dalam organ ususnya.
WHAT CAUSES ITP?Penyebab ITP ini tidak diketahui. Seseorang yang menderita ITP, dalamtubuhnya membentuk antibodi yang mampu menghancurkan sel-sel darahmerahnya. Dalam kondisi normal, antibodi adalah respons tubuh yang sehatterhadap bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi untukpenderita ITP, antibodinya bahkan menyerang sel-sel darah merah tubuhnyasendiri.
WHO GETS ITP?Ada 2 tipe ITP. Tipe pertama umumnya menyerang kalangan anak-anak,sedangkan tipe lainnya menyerang orang dewasa. Anak-anak berusia 2 hingga 4tahun yang umumnya menderita penyakit ini. Sedangkan ITP untuk orangdewasa, sebagian besar dialami oleh wanita muda, tapi dapat pula terjadipada siapa saja. ITP bukanlah penyakit keturunan.
HOW DOES ITP AFFECT CHILDREN?ITP yang dialami anak-anak berbeda dengan yang dialami oleh orangdewasa. Sebagian besar anak yang menderita ITP membiliki jumlah sel darahmerah yang sangat rendah dalam tubuhnya, yang menyebabkan terjadinyaperdarahan tiba-tiba. Gejala-gejala yang umumnya muncul di antaranya lukamemar dan bintik-bintik kecil berwarna merah di permukaan kulitnya. Selainitu juga mimisan dan gusi berdarah.
HOW IS ITP DIAGNOSED?Dokter Anda dapat mendiagnosa penyakit ITP ini dengan melalui beberapapertanyaan yang diajukan kepada penderita (atau keluarga) penderita sertamelalui pemeriksaan fisik. Beliau juga akan menganalisa hasil pemeriksaanlaboratorium terhadap sampel darah penderita.
HOW IS ITP TREATED IN CHILDREN?Karena sebagian besar anak penderita ITP dapat pulih tanpa penanganan medis,banyak dokter yang merekomendasikan untuk melakukan observasi ketat dansangat hati-hati terhadap penderita serta penanganan terhadap gejala-gejalaperdarahannya. Penderita tidak perlu dirawat di Rumah Sakit jika penanganandan perawatan intensif dan baik ini tersedia di rumah. Akan tetapi,beberapa dokter merekomendasikan penanganan medis singkat dengan pengobatanoral _Prednisone_ atau pemasangan infus (masuk ke urat darah halus)berisikan zat gamma globulin untuk meningkatkan jumlah sel darah merahpenderita dengan cepat. Kedua jenis obat ini memiliki beberapa efeksamping.
HOW DOES ITP AFFECT ADULTS?Penyakit ITP untuk penderita orang dewasa dapat berlangsung lebih lamadibandingkan yang dialami anak-anak. Pada saat dilakukan diagnosa, sebagianbesar penderita dewasa ITP umumnya telah mengalami adanya perdarahan yangterus meningkat dan mudah sekali mengalami luka memar dalam kurun waktubeberapa minggu,atau bahkan bulan. Untuk pasien wanita, meningkatnya alirandarah menstruasi juga merupakan tanda-tanda utama.Banyak orang dewasa yang mengalami thrombocytopenia (jumlah sel darah merahdalam darah relatif sedikit) yang tidak terlalu parah. Pada kenyataannya,sebagian kecil orang bahkan tidak mengalami gejala-gejalaperdarahan. Kalangan ini umumnya didiagnosa ITP saat melakukan tespemeriksaan darah untuk suatu keperluan, dan ternyata salah satu hasilnyamenunjukkan jumlah sel darah merah yang sedikit.
HOW IS ITP TREATED IN ADULTS?Penanganan medis terhadap penyakit ITP yang diderita orang dewasa lebihditujukan untuk meningkatkan jumlah sel darah merahnya. Ini tidak samadengan menyembuhkan penyakit ITP-nya. Penderita ITP mungkin diharuskanuntuk mengkonsumsi obat Prednisone selama beberapa minggu, atau bahkan lebihlama. Akan tetapi, saat pengobatan oral ini dihentikan, jumlah sel darahmerah dalam tubuh penderita mungkin saja akan rendah kembali.Jika pengobatan _Prednisone _ tidak juga banyak membantu, organ limpapenderita mungkin akan dikeluarkan melalui tindakan operasi. Organ ini yangmemproduksi sebagian besar antibodi yang selama ini menghancurkan sel-seldarah merah dalam tubuhnya sendiri. Organ ini juga berfungsi untukmenghancurkan sel-sel darah yang tua atau rusak. Di lain pihak, bagi orangdewasa yang sehat, tindakan operasi pengeluaran organ limpa bukanlahkategori tindakan medis yang serius.
WHAT ABOUT ITP IN PREGNANT WOMEN?Diagnosa ITP selama kehamilan cukup sulit dilakukan, karena jumlah sel-seldarah merah pada wanita hamil memang cukup rendah. Sekitar 5% wanita hamilmemiliki jumlah sel darah merah yang normalnya juga cukup rendah di masakehamilan tuanya. Penyebabnya juga tidak diketahui. Tetapi kondisi ini akankembali normal sesaat setelah proses bersalin dilakukan.Bayi yang lahir dari seorang ibu yang menderita ITP kemungkinan jugamemiliki jumlah sel darah merah yang rendah dalam tubuhnya. Kodisi ini bisaberlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu setelah iadilahirkan. Setelah lahir, bayi umumnya tetap dirawat di rumah sakit untukkeperluan observasi beberapa hari. Sampai diperoleh kepastian bahwa tidakada masalah, bayi boleh dibawa pulang ke rumah.

1 komentar:
Ma'af,Bunda... ITP bukan disebabkan oleh virus..
Posting Komentar